Kamis, 14 Juni 2012

Mithologi : Yunani

 Lukisan Zeus dan Hera

Sejak kecil aku familiar sekali dengan tokoh Hercules, atau Xena, manusia setengah dewa yang punya kekuatan super dahsyat yang selalu melakukan kebajikan. Aku bahkan ngefans banget sama Ryan Gosling semenjak melihat aksinya sebagai The Young Hercules pada tahun 90'an. Jadul? hehehe...oke kalau gitu ada yang pernah nonton Percy Jackson? Atau mungkin kisah Perseus di Clash of The Titans?

As we know, Hercules menjadi manusia yang super power karena pengaruh dari darah ayahnya yang seorang dewa yaitu Zeus. Percy Jackson maupun Perseus pun memiliki garis darah yang serupa dengan Hercules, mereka bagian dari sekumpulan manusia setengah dewa. Sekalipun untuk Hercules maupun Percy Jackson mungkin hanya fiktif ya..hehehe, hanya saja ini dapat menggambarkan bahwa para dewa Yunani memang sedari dulu digambarkan punya kecenderungan playboy, hehehe, aga aneh memang, dewa kok playboy ya... seperti Zeus, atau raja para dewa, sang dewa langit dan petir. Selain menikahi adiknya sendiri (Incest) Hera, Zeus juga dikenal memiliki banyak hubungan dengan wanita lain, dan memiliki banyak anak tentunya. Selain Perseus putra Zeus dengan Danae, nama yang tidak asing lainnya adalah Athena, Apollo, Ares, Helena, Hermes, dan masih banyak lagi sejumlah nama dewa-dewi yang merupakan anak Dewa Zeus. 

Di Mithologi Yunani, kekuatan alam itu dibagi menjadi tiga, yaitu langit, laut, dan dunia bawah tanah. Konon, pembagian ini dilakukan oleh Zeus bersaudara, Posaidon menjadi dewa penguasa lautan, Hades menjadi penguasa bawah tanah, dan Zeus sendiri sebagai yang temuda sebagai dewa langit. Mungkin itu sebabnya langit menjadi simbol surga, sedangkan bawah tanah yang dikuasai Hades disimbolkan sebagai neraka. Sedangkan Posaidon, kita bisa lihat sosoknya di kartun Spongebob, hehehe, alias Raja Neptunus. Sedang Zeus adalah Jupiter dan Hades adalah Pluto.

Dalam kartun fenomenal Spongebob.
King Neptunus atau Posaidon digambarkan juga sebagai penguasa lautan.

Namun jika kita mengacu pada dewa-dewa awal Yunani, maka versi yang banyak ceritakan bermula dari Khaos, suatu entitas yang tidak berbentuk dan berwujud. Dari sinilah muncul Gaia (dewi Bumi) serta dewa-dewi lainnya seperti Eros (Dewa Cinta) Tartaros (Dewa Perut Bumi) Erebos (Kegelapan) dan Niks (Malam). 

Niks bercinta dengan Erebos dan melahirkan Aither (Langit atas) dan Hemera (Siang). Tanpa pasangan pria, Gaia melahirkan Uranus (dewa langit) dan Pontos (dewa laut). Uranus kemudian menjadi suami Gaia. Dari hubungan mereka, terlahirlah para Titan pertama, yang terdiri dari enam Titan pria, yaitu Koios,Krios, Kronos, Hiperion, Iapetos, dan Okeanos serta enam Titan wanita, yaitu Mnemosine, Foibe, Rea, Theia, Themis,dan Tethis. 

 Setelah Kronos lahir, Gaia dan Uranus memutuskan bahwa tidak ada Titan lagi yang boleh lahir. Anak-anak Gaia dan Uranus yang lahir kemudian adalah para Kiklops (raksasa bermata satu) dan Hekatonkheire (raksasa bertangan seratus). Karena memiliki rupa yang mengerikan, para Kiklops dan Hekatonkheire dikurung oleh Uranus. Gaia marah atas tindakan Uranus dan mengajak para Titan untuk memberontak melawan Uranus. Kronos, anak Gaia yang "paling cerdik, muda, dan mengerikan", melaksanakan perintah Gaia dan dia pun memotong alat kelamin ayahnya sendiri. Setelah itu Kronos menjadi penguasa para dewa dengan Rea, yang merupakan kakak sekaligus istrinya, sebagai pasangannya, dan para Titan yang lain menjadi anak buahnya.

Kisah mengenai konflik antara ayah dan anak kembali terulang ketika Kronos yang menikahi Rea, ia dikonfrontasi oleh putranya, Zeus. Ini bermula dari rasa takut kronos. Karena ia telah mengkhianati ayahnya, dia takut bahwa keturunannya akan melakukan hal yang sama. Jadi tiap kali Rea melahirkan, Kronos merebut bayinya dan menelannya. Rea marah atas tindakan suaminya dan memutuskan untuk melakukan suatu tipuan. Setelah melahirkan Zeus, Rea langsung menyembunyikannya dan memberikan batu yang terbungkus kain pada Kronos, yang langsung saja menelannya. Setelah dewasa, Zeus berhasil memperdaya Kronos untuk meminum suatu ramuan yang mengakibatkan Kronos memuntahkan semua anak-anak yang pernah ditelannya. Zeus lalu menyatakan perlawanan terhadap Kronos untuk merebut kepemimpinan para dewa. Pada akhirnya, dengan bantuan para Kiklops dan Hekatonkheire (yang dibebaskan oleh Zeus) serta melalui perang Titan selama sepuluh tahun, Zeus dan saudara-saudarinya memperoleh kemenangan. Sementara itu Kronos dan para Titan pria, kecuali Atlas, dikurung di Tartaros. Atlas sendiri memperoleh hukuman khusus, yakni dia mesti memikul langit. Rasanya ini yang menjadi cikal bakal penamaan buku yang berisi peta dunia dinamai Atlas.

Kalau mau diceritakan lebih lanjut, cerita para dewa ini cukup panjang dan saling berterkaitan. Cuma kalau difikir-fikir, jika Zeus adalah dewa langit/dewa petir maka di Mitologi Norwik ia adalah Thor dong yaaaa???hehehe...

Sumber : Wikipedia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar