Jumat, 01 Juni 2012

Selamat Jalan Teman

Namanya Ikka Susanti, mahasiswi jurusan bahasa Inggris angkatan tahun 2008 di Universitas Pakuan, Bogor. 
Sahabat seperjuangan yang juga harus gugur atas kehendak Sang Maha Pencipta.

Tiba-tiba hari ini Kamis, 31 Mei 2012, menjelang tengah malam, seorang teman mengabarkan tentang seorang teman lainnya yang dikabarkan telah berpulang ke rahmatullah... Shock! Itulah hal yang aku rasakan, aku mencoba mengira-ngira dan berharap kalau ini hanya gurauan orang iseng saja, yang akan bilang APRIL MOP....tapi ini bukan April.

Aku tidak mengenalnya dengan dekat, dia berada dikelas A dan aku di gerbong kelas E.
Kami hanya pernah berada diangkot yang sama beberapa kali.
Saling bertegur sapa dengan senyuman, atau tatapan...

Aku ingat, saat itu tanpa sengaja kami naik angkot yang sama, aku agak risih melihat perutnya yang semakin membuncit.
Aku bilang padanya, aku takut melihat wanita hamil bulak-balik naik angkot dan turun-naik tangga kampus. Saat itu dia hanya tersenyum...
Aku bahkan sempat membelai perutnya dan merasa takjub...
Ada sebongkah nyawa didalam sana... 
Dan perempuan ini..perempuan yang bahkan usianya tidak lebih muda dariku sedang mendapatkan berkah Allah untuk menciptakan kehidupan didalam sana...
Subhannallah...

Beberapa bulan kemudian aku dengar dia melahirkan, seorang bayi laki-laki yang sehat.
Namun, berita bahagia ini juga membawa air mata, karena hanya selang beberapa minggu setelah kelahirannya, sang Ayah, yang merupakan senior dikampusku itu, dikabarkan meningga dunia karena serangan jantung....
Aku Shock, karena sebelumnya kami sempat mengikuti simulasi mengajar bersama...

Hari ini...
Sang Istri dikabarkan menyusulnya....
Sejak kematian sang suami, dia memang selalu terlihat murung...

Hufhhh...
Kami memang tidak pernah mengenal secara pribadi...
kami bukan sahabat dekat yang punya banyak memori..
Namun... aku tetap merasa sedih...

Ya Allah, betapa manusia begitu kecil dihadapanMu..
Betapa hidup begitu mudah terhempaskan saat Engkau menghendakinya...
Kami begitu kecil, begitu hina...
Terkadang manusia sering kali lupa, bahwa setiap dibalik setiap pertemuan pasti ada perpisahan
Begitu pula dengan kehidupan yang akhirnya akan berujung pada kematian, sebuah kehidupan yang jauh lebih abadi...

Ya Allah...
Terima Kasih untuk hembusan nafas yang masih menyertaiku kini...
Terima Kasih untuk mata yang masih bisa melihat keindahan duniawi..
Terima Kasih karena Engkau masih mengizinkan kami berkumpul bersama-sama dengan orang-orang yang kami sayangi...
Lindungilah kami Ya Rabb.. Jauhkan segala marabahaya didunia dan akhirat..
Limpahkanlah kepada kami kesehatan dan kebahagia..
Bimbinglah kami semua dijalan mu Ya Rabb...

Untuk sahabat seperjuanganku Ikka Susanti...
Semoga amal ibadahmu diterima dan diampuni segala dosa-dosaMu..
Semoga engkau dipertemukan dengan suamimu dan bisa berkumpul dengan jagoan kalian disurga nanti...

Betapa indahnya kisah kalian bagi kami, cinta sehidup semati...
terima kasih atas pembelajaran yang ada dari kisah kalian...
Hidup memang punya alurnya sendiri...
Manusia hanya bisa menjalaninya dengan lapang dada..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar