Minggu, 29 Juli 2012

Fifty Shades Darker

 

Hanya mau mereview novel kedua dari Fifty Shades of Grey. Sesuai dengan judulnya yang menyertakan kata 'Darker' maka seri kedua dari buku karangan E. L. James ini jauh lebih 'gelap', setelah diseri awalnya berakhir dengan keputus asaan Anastasia Steele terhadap hubungannya dengan Christian Gray dan memutuskan untuk mundur dari hubungan 'kasih' mereka. Maka di seri keduanya ini Christian Gray sang billionaire muda ini memutuskan untuk 'mengalah' dan kembali merajut 'asmara' bersama Anastasia. 

Kata 'Darker' sendiri tampaknya menjadi key-word untuk terunggkapnya kehidupan Christian sebelum diangkat anak oleh keluarga Gray. Kehidupan yang suram dan menakutkan. Ibunya ternyata seorang pekerja sex yang sering dipukuli oleh mucikarinya dihadapan Christian, ibunya pun bunuh diri dan mayatnya terkurung bersama Christian *yang saat itu masih anak-anak* sampai ada orang yang menemukan mereka. Horrible bangettt ya....

Sedangkan sampulnya yang bergambar topeng sendiri seolah menjadi simbol terkuaknya misteri kehidupan masa lalu Cristian yang tidak diketahui oleh Anastasia. Misteri kenapa Christian sangat emohhh untuk disentuh, kenapa ia begitu menghormati Elena Robinson, atau kenapa ia memutuskan untuk menjalani hubungan aneh dengan para 'mantannya'. Anastasia sendiri merasa kaget saat mengetahuinya, bimbang anatara bertahan pada cintanya pada Christian atau menyerah saja seperti yang awalnya ia lakukan. Ia tahu bahwa menyeret seseorang yang terbiasa hidup didalam 'kegelapan'  menuju cahaya terang adalah hal yang sulit, disinipun pergolakan batin Anastasia pun terjadi, ia sendiri bimbang lebih menyukai 'terang' atau justru 'kegelapan' yang dibawa Christian didalam kehidupannya. 

Hmmm, semakin menarik saja. Pantas saja novel ini begitu meroket di America sana. Hmm, but dont forget guys, like I ever said before, ini novel khusus dewasa ya, karena a lot of vulgar action. Sekalipun pada dasarnya vulgar atau gak, it's depend on your perception sih..hehehe. Karena sekali lagi *depend on me* novel ini tidak meninggalkan Literature berkelasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar