Senin, 10 September 2012

Boku no Hatsukoi Kimi ni Sasagu / I Give My First Love to You




Pernah merasakan manisnya cinta pertama? Bagaimana kalau cinta pertama itu adalah orang yang cepat atau lambat pasti akan meninggalkan kita? Sedih pasti, namun akankah kita beranjak meninggalkannya terlebih dahulu? atau membiarkan waktu yang menentukan segalanya??...

Kakinouchi Takuma adalah seorang bocah yang sejak kecil akrab dengan rumah sakit, ia dinyatakan memiliki masalah dengan jantungnya. Dokter yang merawatnya pun menyatakan bahwa kesempatan Takuma untuk bertahan hanya sampai usia 20 tahun, saat itu tanpa sengaja Takuma mendengarnya, dan Taneda Mayu gadis kecil yang menjadi teman mainnya pun juga mendengarnya. Keesokan harinya Mayu Chan tampak mencari bunga clover berdaun 4, yang secara mitos dapat mengabulkan keinginan. Takuma membantunya dan berkata kalau mereka menemukannya maka biarkan ia membuat sebuah permohonan. Takuma berkata ia ingin menjadi seorang astronot dan jika ia sukses meraihnya maka ia ingin menikahi Mayu Chan. *So sweet...*







Namun saat bunga itu ditemukan, Mayu Chan langsung menyerobotnya dan mengucapkan keinginannya sambil terisak-isak. Mayu meminta kesembuhan bagi Takuma, ia ingin mereka bisa bersama selamanya... *ambil tissu..* Takuma kecil yang saat itu tidak tahu arti kematian yang sebenarnya telah membuat janji yang salah besar...KKetika beranjak dewasa ia baru sadar jika ia tidak akan pernah bisa menepati janjinnya kepada Mayu.

Takuma dan Mayu selalu bersama-sama, disekolah mereka bahkan duduk dibangku yang bersebelahan. Sebuah kejadian membuat Takuma yang tidak boleh kelelahan bertengkar dengan siswa lainnya yang dengan sengaja menyiram Mayu agar bisa melihat *maaf* ceplakan bra-nya, Takuma marah karena dia saja yang pacarnya belum pernah lihat masa orang lain sudah lihat.. LOL!






Takuma sadar bahwa hubungannya dengan Mayu hanya membuat gadis itu terseret kedalam kesedihan, Mayu selalu mengutamakan dirinya, ia selalu memikirkan dirinya dan penyakit yang ia derita. Hal itulah yang membuat Takuma bertekat untuk berhenti membuat Mayu menanggis. Ia merancang strategi untuk meninggalkan Mayu, yaitu dengan cara masuk ke SMU Shidou dimana disekolah tersebut Takuma harus tinggal di asrama dan secara otomatis membuatnya punya alasan untuk putus dari Mayu. Ibu Takuma bahkan mendatangi Mayu untuk membujuk Takuma untuk sekolah disekolah lokal karena mereka mengira semua keinginana Takuma karena Mayu akan bersekolah disana, padahal Mayu sendiri tidak tahu menahu tentang hal itu. 




Tanpa diduga, dihari pertama penerimaan siswa baru, nama siswa yang dipanggil kepala sekolah untuk memberi sambutan adalah Taneda Mayu. Takuma melotot, apalagi Mayu bukannya memberi sambutan malah 'curhat', Mayu berkata "Apa kau terkejut? Apa kau ingin putus dengan ku?" MAyu teriak-teriak didepan podium. Ia meraih predikat murid dengan nilai terbaik sekalipun ia tidak ingin masuk ke SMA itu, semuanya karena Takuma. Mayu semakin kacau bicaranya, ia mengumumkan pada semua orang bahwa ia sedang belajar memasak dan merangkai bunga, dan sanggat senang menunggu saat-saat mereka akan menikah. Jlebbb....




Takuma masih bersikeras ingin menyingkirkan Mayu dari hidupnya, tapi perasaan Takuma mulai goyah saat ia bertemu teman lamanya, Teru, seoarng gadis cantik yang memiliki penyakit yang sama dengan Takuma. Mayu merasa cemburu pada kedekatan Takuma dan Teru, sedangkan Kou dengan terang-terangan bilang kepada Takuma bahwa ia menyukai Mayu dan akan merebutnya dari Takuma. Ia merasa dengan hidup Takuma yang tidak akan lama itu hanya akan menyisakan kepedihan bagi Mayu. "Aku tidak perduli pada yang pergi, aku hanya perduli pada yang ditinggalkan." Begitu kata Kou yang mengalami nasip serupa ketika ditinggalkan oleh ayahnya. Awalnya Takuma ingin menyetujui permintaan Kou, tapi saat ia kerumah sakit untuk bertemu Teru, ternyata ggadis itu sudah meninggal. Takuma mulai sadar bahwa hidupnya sangat singkat, dan saat-saat bersama bagi dirinya dan Mayu pun singkat, mengingat Teru ia sadar bahwa hidupnya akan berakhir seperti itu juga. *Iks...iks...iks...*

Akhirnya Takuma menantang Kou untuk lomba lari 100 meter, jika Kou menang maka ia boleh mengambil Mayu, tapi jika sebaliknya maka Kou harus berjanji untuk tidak pernah mengganggu Mayu, bahkan kalaupun bertemu Kou tidak boleh menatap Mayu...wkwkwkw,lebehhhh!!!. Takuma pun menang, ia tertawa senang.





Malamnya Takuma mendatangi asrama wanita dan memanggil Mayu untuk pergi melihat bulan, Mayu bingung, bukankah mereka sudah putus? Takuma malah menjawab, sudah lupa tuh,,,wkwkwkw. Takuma meminta Mayu mengajarinya memanah dan bilang bahwa sebenarnya ia ingin masuk club memanah agar bisa selalu bersama dengan Mayu. Lalu...well u knowlah ya...mereka berciumana and then...CUT! Hehehe..

Berita bahagia mulai datang saat dr, Taneda yang tidak lain adalah dokter spesialis jantung yang merawat Takuma yang juga merupakan ayah Mayu menyatakan mereka mendapatkan seorang donor untuk Takuma. Mereka senang dan berbahagia. Namun saat itulah Mayu bertemu dengan gerombolan cewek disekolahnya yang sedang menangis. Mereka menjelaskan kalau Kou mengalami kecelakaan lalulintas dan sekarang sedang koma. Mayu sadar bahwa pendonor itu adalah Kou. Ayahnya meminta Kou tidak  memberi tahu Takuma akan hal ini. Tapi terlambat...karena beberapa siswa yang ingin menjenguk Kou salah memasuki kamar dan itu adalah kamar Takuma. Mereka menceritakan kalau Kou mengalami kecelakaan Lalu lintas. Mengetahu pendonornya adalah Kou, Takuma menolak, ia tidak ingin menerima donor apapun dari temannya sendiri.






Jantung Takuma semakin parah, Mayu sampai mendatangi kamar Kou dan bersujud-sujud memohon pada keluarga Kou untuk menyelamatkan Takuma. Namun Takuma sudaah merasa waktunya semakin tipis. Ia mengajak Mayu kabur dari rumah sakit dan berbulan madu...*sweet bangettt, tapi juga sedih...*. Si Mayu sampai di tampar ibunya Takuma karena sepulang dari 'honeymoon" itu Takuma langsung kolaps. Dan....silakan ditonton ajah ya....

Overall, film inni menyenangkan untuk ditonton, drama romantis yang ringan, lucu, dan mengharu-biru. Pemainnya juga enak dipandang, hehehe....Buat yang pernah nonton serial maupun movie Hana Yori Dango (HYD) pasti tahu dengan pemeran karakter Taneda Mayu yang gak lain adalah Inoue Mao, si Tsukushi Makino itu lohhh...Aku suka banget penampilannya difilm ini, cantik, fresh, modis dan keren banget, jauh beda dengan karakter Tsukushi. Sedangkan cowoknya adalah Okada Masaki, sekilas sih tadinya aku kira Haruma Miura loh, xixiixiii, agak mirip soalnya.

Secara artistic film ini oke lah ya, semuanya terlihat rapih dan menyenangkan untuk dilihat, apalagi adegan ketika Takuma dan Mayu masih kecil, ough...so sweet banget deh. Film yang diangkat dari komik dengan judul serupa ini, cukup menyegarkan untuk ditonton loh.

Oh iya...Tokoh Mayu menjawab pertanyaan saya diawal posting ini. Mayu adalah sebagian dari orang-orang yang memilih bertahan, sekalipun ia sendiri tahu bahwa Takuma 'cepat atau lambat' akan meninggalkannya.Namun Mayu memilih untuk tetap bertahan disamping Takuma selagi mereka masih memiliki kesempatan untuk bersama. Sedangkan Takuma sendiri tidak mampu berbuat apapun pada cinta dan janji yang dia berikan.

Hufhh... takdir setiap orang sudah ditentukan bukan? Bahkan semua itu terjadi bahkan sebelum kita dilahirkan...Fufufuufu, dan untuk waktu yang begitu singkat itu...nikmatlah cinta dan kebersamaan selagi kita bisa...

This is wonderful drama... watch it guys!!!


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar